Yuk Kita Kenalan dengan Plankton Si Pahlawan Bumi

Pengambilan sampel plankton

Bagi kalian pecinta film “SpongeBob SquarePants” pasti sudah tak asing lagi dengan tokoh Sheldon James Plankton. Karakter antagonis dalam seri SpongeBob SquarePants. Dia sering mencuri resep rahasia Krabby Patty, sehingga Chum Bucket menjadi terkenal dan Krusty Krab turun. Ya, Plankton si tokoh antagonis ini sering membuat penonton kesal dengan berbagai tingkah menyebalkan.

Namun dibalik karakter fiktifnya itu, pada realitanya plankton membawa banyak manfaat bagi ekosistem laut. Nah tahu nggak sih plankton itu apa? Plankton merupakan salah satu hewan kecil yang ada di lautan.

plankton
Plankton laut dalam dilihat di bawah mikroskop. / Foto: Solvin Zankl / Greenpeace

Plankton merupakan mikroorganisme yang ditemui hidup melayang di perairan, mempunyai gerak sedikit sehingga mudah terbawa oleh arus, biota satu ini ternyata tidak dapat melawan arus loh. Plankton juga berbentuk seperti jamur dan bakteri, bahkan di udara juga ada plankton yang bernama aeroplankton.

Dari habitatnya, plankton terbagi menjadi dua, yaitu Lomni Plankton yang hidup di air tawar dan Holoplankton yang hidup di air asin atau air laut.

Ada dua jenis plankton yang paling menonjol dan dikenal di lautan, yaitu zooplankton dan fitoplankton yuk kita cari tahu.

Fitoplankton adalah plankton berupa kelompok tumbuhan kecil yang memiliki klorofil dan mampu melakukan fotosintesis di dalam air. Biasanya jenis plankton ini banyak didominasi oleh kelompok alga dan sebagian kecil didominasi oleh kelompok jamur dan bakteri.

Dan fitoplankton sangat membutuhkan matahari agar bisa melakukan fotosintesis, inilah mengapa mereka lebih mudah ditemukan mengapung di dekat permukaan laut. Keberadaan fitoplankton ini merupakan pemasok oksigen utama bagi organisme akuatik, sumber makanan zooplankton dan mampu menyerap gas-gas beracun seperti NH3 dan H2S serta sebagai indikator kesuburan perairan.

Sedangkan zooplankton merupakan jenis plankton yang berasal dari kelompok hewan kecil yang didominasi oleh kelompok Crustacea, Rotifera dan Protozoa. Zooplankton ini dapat berfungsi sebagai pakan alami organisme akuatik termasuk udang.

plankton
Plankton dilihat di bawah mikroskop. / Foto: Greenpeace / Gavin Parsons

Plankton Air Tawar

Sedangkan Plankton yang hidup di air tawar sendiri umumnya fitoplankton. Plankton air tawar berbentuk tanaman yang biasa menjadi makanan bagi ikan-ikan di air tawar. Plankton ini rata- rata berbentuk seperti tanaman alga. Dan hebatnya lagi, plankton air tawar, sudah mulai di budidaya oleh manusia untuk kebutuhan budidaya sektor perikanan.

Dengan memberi makan ikan dengan plankton, lebih baik, lebih mudah dan lebih hemat biaya. Biasanya beberapa plankton jenis fitoplankton di budidaya di tambak- tambak. Nah jenis- jenis plankton air tawar ada banyak sekali loh. Yuk lanjut menyimak!

Secara umum Alga Hijau merupakan jenis fitoplankton yang memiliki banyak klorofil di dalamnya. alga hijau sering kita jumpai di ekosistem danau, waduk, maupun rawa- rawa. Namun, alga hijau ini juga dapat hidup di laut. Jenis- jenis alga hijau ini adalah:

Chlorella adalah jenis alga hijau yang memiliki sel tungga. Memiliki ukuran yang sangat kecil, dan berkembang biak dengan cara membelah sel.

Choloroccum adalah salah satu jenis alga hijau yang juga bersel tunggal. Baik Chlorella maupun Choloroccum adalah jenis plankton yang diam, dan tidak bergerak.

Chlamydomonas adalah alga hijau bersel tunggal yang dapat bergerak.

Selain contoh di atas, ada juga jenis alga hijau yang berbentuk koloni. Setiap koloni dibagi menjadi 3 yaitu koloni yang tidak bergerak, bergerak, dan berbentuk seperti benang hijau.

Sedangkan Chrysopyta atau Alga Keemasan merupakan plankton yang memiliki warna tubuh hijau keemasan. Alga ini dapat hidup di air tawar maupun di air laut. Alga keemasan memiliki jenis yang bersel tunggal dan bersel majemuk. Ada 3 macam jenis alga keemasan ini, yaitu:

– Alga hijau keemasan adalah jenis alga yang memiliki pigmen hasil penggabungan antara unsur hijau dari klorofil serta unsur kuning dari xantofil.

– Alga keemasan adalah jenis alga yang memiliki warna hasil dari pigmen emas atau karoten dan klorofil. Alga ini adalah alga yang memiliki sel tunggal.

– Diatom adalah jenis alga yang banyak ditemukan di tanah yang basah. Jenis alga ini, membuat tanah menjadi berwarna keemasan. Alga jenis ini adalah jenis alga yang memiliki sel majemuk, dan bereproduksi dengan cara membelah diri.

Lalu ada Pyrrophyta atau Alga Api yaitu plankton yang memiliki warna kekuningan. Nama lain dari alga ini adalah Dinoflagellata. Alga ini adalah alga yang memiliki satu sel, dan berkembang biak dengan cara membelah diri.

Dan yang terakhir adalah Euglenophyta yang termasuk jenis plankton air tawar yang unik. Hal ini karena jenis plankton ini memiliki bentuk seperti binatang, serta mampu bergerak bebas karena memiliki alat gerak berupa flagel.

Tetapi, Euglenophyta termasuk jenis tumbuhan, karena memiliki klorofil di dalamnya, serta mampu berfotosintesis. Jenis plankton ini juga memakan zat- zat organik.  Plankton jenis ini mudah ditemukan di ekosistem sungai.

Peran Plankton bagi Ekosistem ?

plankton
Ilustrasi Plankton. / Gambar: aruna.id

Mikroorganisme ini baik segi dari jumlah maupun jenisnya sangat banyak dan beraneka ragam serta juga padat, selain itu plankton merupakan komponen utama dalam sistem mata rantai makanan (food chain) dan jaringan makanan (food web), sehingga dalam

Fungsinya plankton menjadi pakan sejumlah konsumen dalam sistem rantai makanan dan jaringan makanan. Nah, plankton ini juga biasanya menjadi makanan paus, ikan, batu karang, dan hewan laut besar lainnya.

Secara luas plankton dianggap sebagai salah satu organisme terpenting di dunia. Mengapa? Karena plankton dapat menjadi bekal makanan untuk kehidupan akuatik. Bagi kebanyakan makhluk laut, plankton adalah makanan utama mereka.

Meskipun ukurannya sangat kecil, tapi mereka memiliki dampak yang sangat besar dalam kehidupan ini. Kalau sampai plankton menghilang dari lautan, mungkin dunia ini akan berada dalam kekacauan besar.

Para ilmuwan menyatakan bahwa sekitar 50 persen produksi oksigen di Bumi berasal dari laut, dan kebanyakan merupakan peran dari fitoplankton ini.

Secara tidak langsung plankton telah menjadi  ‘pahlawan tanpa tanda jasa’ bagi bumi meskipun berada di posisi terbawah dalam rantai makanan. Kalau tokoh plankton dalam film SpongeBob SquarePants si pembuat onar, maka plankton di dunia nyata itu mampu menjaga bumi. Keren kan yaa.***

Baca juga: Produsen Oksigen Terbesar di Dunia yang Hidup di Laut

Editor: J. F. Sofyan

Ditulis oleh:

Bagikan:
Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Email
Print

Tanggapan