Pemberdayaan Masyarakat Batam melalui Pelatihan Pengolahan Hasil Perikanan

Batam, yang disebut sebagai “Kota Industri” memiliki potensi besar dalam sektor perikanan melalui Pelatihan Pengolahan Hasil Perikanan. Batam memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya melalui pemberdayaan sektor perikanan, karena ia dikelilingi oleh laut yang luas dan kaya akan sumber daya hayati.

Pelatihan pengolahan hasil perikanan merupakan salah satu langkah strategis untuk mewujudkan Batam sebagai “Laut Sehat Masyarakat Berdaya”. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan dan pemahaman masyarakat tentang cara mengubah hasil tangkapan mereka menjadi produk yang memiliki nilai tambah yang dapat meningkatkan pendapatan dan kualitas hidup mereka.

Manfaat Pelatihan Pengolahan Hasil Perikanan bagi Masyarakat Batam

1.Meningkatkan Nilai Jual Ikan

Pelatihan yang tepat dapat meningkatkan nilai jual ikan. Makanan ikan seperti abon, nugget, dan kerupuk, atau dendeng mungkin lebih mahal daripada ikan segar. Produk olahan ini menarik pelanggan lokal tetapi juga memiliki potensi untuk menarik pelanggan lebih luas di wilayah regional dan nasional.

2.Menciptakan Lapangan Pekerjaan

Industri pengolahan hasil perikanan menawarkan peluang kerja baru bagi masyarakat dalam produksi dan pemasaran. Dibutuhkan tenaga kerja tambahan untuk berbagai tahapan proses, mulai dari pengolahan bahan mentah hingga distribusi produk jadi, karena jumlah usaha pengolahan ikan yang meningkat. Ini mengurangi tingkat pengangguran dan memberi masyarakat sumber pendapatan baru.

3.Meningkatkan Ketahanan Pangan

Pengolahan produk perikanan dapat membantu masyarakat menyimpan dan memanfaatkan ikan lebih lama, meningkatkan ketahanan pangan di wilayah pesisir. Ikan dapat disimpan dengan baik jika diolah dengan benar. Teknik pengolahan yang baik memungkinkan ikan untuk diawetkan tanpa kehilangan banyak nilai gizinya, yang berarti mereka dapat memiliki protein penting ini sepanjang tahun, bahkan di luar musim tangkap.

4.Meningkatkan Pendapatan Masyarakat dan Kesejahteraan

Pelatihan pengolahan hasil perikanan dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat Batam karena nilai jual ikan meningkat dan membuka lapangan kerja baru. Sekarang keluarga dapat menghasilkan lebih banyak uang dengan menjual produk olahan yang bernilai lebih tinggi daripada sebelumnya hanya menjual ikan segar. Hal ini meningkatkan kualitas hidup dan stabilitas keuangan keluarga.

Upaya Pemerintah Kota Batam untuk Memberikan Pelatihan Pengolahan Hasil Perikanan

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Batam secara teratur memberikan pelatihan pengolahan hasil perikanan kepada penduduk di berbagai kelurahan dan kecamatan. Selain teknik pengolahan ikan, pelatihan ini mengajarkan tentang hal-hal seperti pengemasan, penyimpanan, dan pemasaran produk. Keterampilan masyarakat dalam mengolah ikan diharapkan terus meningkat dengan pelatihan yang berkelanjutan.

  • Memfasilitasi Akses Permodalan: Pemerintah Kota Batam menawarkan modal kepada individu yang ingin memulai bisnis pengolahan hasil perikanan. Pemerintah berusaha memastikan bahwa orang-orang memiliki dana yang cukup untuk memulai dan mengembangkan bisnis mereka melalui program kredit usaha rakyat (KUR) dan skema pendanaan lainnya. Bantuan permodalan ini sangat penting untuk mengatasi tantangan finansial yang sering menjadi penghalang bagi pengusaha kecil.
  • Membangun Infrastruktur Pendukung: seperti tempat pengolahan ikan dan pasar ikan untuk membantu masyarakat memasarkan barang-barang mereka. Dengan fasilitas yang memadai, proses produksi menjadi lebih efisien dan produk yang dihasilkan pun lebih baik. Pasar ikan yang dikelola dengan baik juga memungkinkan bisnis untuk menjual barang mereka secara langsung kepada pelanggan.
  • Membina Kerjasama dengan Pihak Swasta: Pemerintah Kota Batam bekerja sama dengan pihak swasta untuk membantu masyarakat dalam pengolahan hasil perikanan melalui pelatihan dan pendampingan. Banyak hal terlibat dalam kerja sama ini, seperti memberikan bimbingan teknis dan manajerial dan menyediakan teknologi dan peralatan kontemporer. Diharapkan masyarakat dapat lebih cepat mengadopsi praktik terbaik dalam pengolahan ikan dengan dukungan dari sektor swasta.

Tantangan dan Solusi dalam Pelatihan Pengolahan Hasil Perikanan

  • Kurangnya Kesadaran Masyarakat: Banyak masyarakat belum menyadari betapa pentingnya mengolah hasil perikanan untuk meningkatkan nilai jual ikan. Untuk mengatasi hal ini, diperlukan upaya pendidikan terus menerus melalui berbagai media dan kegiatan sosialisasi. Kampanye kesadaran yang melibatkan tokoh masyarakat dan contoh positif dapat membantu mengubah pandangan masyarakat tentang pentingnya pengolahan ikan.
    Sangat sulit untuk mendapatkan modal untuk memulai bisnis pengolahan hasil perikanan karena keterbatasan akses modal masyarakat. Pemerintah harus membuat informasi tentang cara mendapatkan dana tersebut mudah dipahami oleh masyarakat dan memperluas jangkauan program permodalan. Selain itu, perlu ada program pendampingan yang membantu masyarakat mengelola dana yang diberikan.
  • Keterbatasan Infrastruktur: Pengolahan produk perikanan masyarakat dapat terhambat jika tidak ada infrastruktur pendukung seperti tempat pengolahan ikan dan pasar ikan. Untuk menyelesaikan masalah ini, investasi pemerintah dan sektor swasta harus terus meningkat dalam pembangunan infrastruktur yang diperlukan.

Pengembangan pasar dan pusat pengolahan yang terintegrasi dapat sangat membantu usaha kecil perikanan.

Salah satu cara penting untuk mewujudkan Batam sebagai “Laut Sehat Masyarakat Berdaya” adalah dengan memberikan pelatihan dalam pengolahan hasil perikanan. Dengan meningkatkan kemampuan masyarakat untuk mengolah hasil tangkapan ikan, program ini diharapkan dapat meningkatkan nilai jual ikan, menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan ketahanan pangan, dan pada akhirnya meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat Batam.

Program ini tidak hanya menguntungkan perekonomian masyarakat tetapi juga mendukung keberlanjutan lingkungan dengan mendorong praktik pengolahan yang ramah lingkungan. Batam dapat memanfaatkan potensi alamnya untuk kesejahteraan bersama melalui kerjasama yang erat antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat. Masa depan Batam sebagai kota industri yang sejahtera serta berkelanjutan bergantung pada laut yang sehat dan masyarakat yang berdaya.

Sumber:

Foto: Ketua TP PKK Kota Batam, Marlin Agustina memberikan motivasi kepada kader PKK Kecamatan Sagulung, menimba ilmu pengolahan ikan di Fasum Perumahan Graha Nusa Batam, Kelurahan Sungai Langkai, Sagulung, Sabtu (21/6/2024). (F. rud/ pemko batam)

Artikel Terkait

Persaingan Nelayan Versus Perusahaan Perikanan Raksasa

Pada September 2022, laporan Greenpeace Asia Timur berjudul “Fake My Catch – the unreliable traceability in our tuna cans” menemukan bahwa kapal-kapal perikanan Taiwan yang memasok hasil tangkapan ke merek makanan laut Amerika Serikat, Bumble Bee, melalui perusahaan pengolah tuna, Fong Chun Formosa (FCF), diduga melakukan penangkapan ikan ilegal dan pelanggaran hak asasi manusia dalam rantai produksinya.

Penerapan Kampung Ikan Berbasis Teknologi Hatchery dalam Optimalisasi Percepatan Kemandirian Pangan Perikanan Nasional

Salah satu kisah sukses teknologi hatchery adalah hatchery skala rumah tangga (HSRT) yang terdapat dibagian utara Bali.

Teknologi ini dikembangkan oleh Balai Besar Riset Perikanan Budidaya Laut Gondol Bali dan dengan pesat diterapkan oleh nelayan – nelayan setempat yang awalnya ingin mengadakan diversifikasi usaha dari perikanan budidaya secara tradisional ke perikanan budidaya skala industri seperti tambak dan keramba jaring apung.

Tanggapan